Tuesday, April 24, 2012

Bak - gangster??

24.4.2012 - Bai picked up Arwen from school and 2 boys from her class saw him and said out loud "ooo..bapak Arwen gangster..." hahahaha rasa nak guling2 ketawa. I wish I was there to hear it. :)

21.10.2010
Yesterday Arwen told me "Tomorrow is my dream come true." Terkejut I, so I asked her "How come?" and she said "It's my Birthday!!" hahahaha..isn't it wonderful to be 5 when all you want is a birthday. :)

Tuesday, April 17, 2012

School - Crying

You stopped crying!! Alhamdulillah! Thank you Allah! No more tears when I leave you in school every morning. You stopped crying on 27 March 2012. Before that you have been crying on most days ever since the 5th day of school. What a horrific time for you and for me! Mama daripada kesian dah jadi geram and then marah and then back to kesian. I didn't know what to do! There didn't seem to be a light at the end of the tunnel. I couldn't see the end of the tunnel. Then suddenly, I guess you decided that you didn't want to cry anymore. So roughly it was a 9 week period (minus the holidays) of stress and tears and bribes and rewards and CRAZYYYYY time for both of us. I was worried that you were being bullied at school but when I asked you why were you crying - you said "Rindu Mama". You even told the prefects at school that you missed me when they asked you why you were crying. I hope and I pray that you continue to be strong and no longer feel the need to cry. I pray every day that you are safe, blessed, protected and happy learning at school. That you will have good friends to keep you company.

The picture above reminds me of you crying. Suffice to say I did not take a photo of you crying. It just breaks my heart leaving you in school in tears. You didn't bawl or anything like that. More like really sad tears. You always start crying when its time to say good bye to me.

Now when I asked you whether you missed me at school, you say no. Phew!

Nowadays, when we meet after school at the seating station - you always want to go the canteen and buy something or when there's nothing you want at the canteen, you will want to take me around the school and show me the pond, the computer lab, where the nurse taught your class how to brush your teeth, the bamboo tree, the flamingo and the frog statue at the pond - each one on separate days. I took the following pictures after school on 29 March 2012.


For All Parents

I got this off from the internet. Hopefully it will keep me in check and make me a better parent. InsyaAllah.

Kesilapan Kita Sebagai Ibu Bapa dalam Mendidik Anak-Anak

1. Kesilapan pertama: Kurang berdoa semasa mengandung. Antara doa-doa yang digalakkan diamalkan semasa mengandung ialah
* Saidul (penghulu) istighfar
* Doa memohon rahmat (Al-Quran S...urah Ali ‘Imran, 3:8-9)
* Doa memohon zuriat yang baik (Al-Quran Surah Ali ‘Imran, 3:38)
* Doa agar anak mengerjakan solat ((Al-Quran Surah Ibrahim, 14:40-41)


Kurang berdoa semasa membesarkan anak. Doa-doa yang digalakkan diamalkan semasa anak membesar ialah
* Doa agar anak patuh kepada Allah s.w.t (Al-Quran Surah Al-Baqarah, 2:128)
* Doa diberi zuriat yang menyejukkan hati (Al-Quran Surah Al-Fuqan, 25:74)
* Doa supaya nama anak membawa kebaikan kepadanya.

2. Kesilapan kedua: Banyak membaeri belaian Tarhib (menakutkan) daripada Targhib (didikan atau motivasi) seperti:
* menakutkan anak-anak dengan sekolah
* menakutkan dengan tempat gelap
* menakutkan dengan hutan rimba atau bukit bukau
* menggunakan kekerasan dan paksaan semasa menyuruh anak tidur.

3. Kesilapan ketiga: Tidak tegas dalam mendidik anak-anak
* Tidak menjadualkan kegiatan harian anak-anak
* Terlalu memfokuskan anak-anak kepada sesuatu aktiviti sahaja tanpa mengambil kira perasaan mereka.

4. Kesilapan keempat: Menegur mereka secara negatif
* Mengeluarkan kata-kata kesat dan maki hamun kepada anak-anak (terutama semasa marah)
* Membandingkan anak-anak dengan anak-anak lain atau anak orang lain.

5. Kesilapan kelima: Memberi didikan yang tidak seimbang antara jasmani (physical), rohani (spiritual) dan minda (intelektual)
* Ramai yang lebih mementingkan pendidikan minda dari pendidikan rohani.

6. Kesilapan keenam: Kurang memberi sentuhan kepada semua anak-anak
* Sedangkan Rasulullah kerap dilihat mendukung cucu-cucunya dan mencium mereka. Diriwayatkan oleh Aisyah r.a.: Pada suatu hari Rasulullah SAW mencium Al-Hassan atau Al-Hussien bin Ali r.a. Ketika itu Aqra’ bin Habis At-Tamimy sedang berada di rumah baginda. Berkata Aqra’: “Ya Rasulullah! Aku mempunyai sepuluh orang anak, tetapi aku belum pernah mencium seorang pun daripada mereka.” Rasulullah melihat kepada Aqra’ kemudian berkata: “Siapa yang tidak mengasihi tidak akan dikasihi.”
(Maksud Al-Hadith Riwayat Bukhari dan Muslim)

7. Kesilapan ketujuh: Penampilan diri yang kurang anggun dan kurang kemas
* Ibu bapa tidak menunjukkan cara berpakaian yang kemas dan yang menepati syarak bile berada di rumah, iaitu berpakaian secara selekeh atau berpakaian seksi di hadapan anak-anak.

8. Kesilapan kelapan: Susunan rumahtangga yang tidak kemas
* Ini mengakibatkan anak-anak terikut-ikut dengan cara itu dan membesar menjadi pemalas dan selekeh.

9. Kesilapan kesembilan: Kurang menghidupkan sunnah di rumah
* Seperti memberi salam, makan berjemaah, beribadah bersama-sama dan sebagainya. Dalam menjawab salam, lazimkanlah menjawab salam dengan yang lebih baik dari salam yang diberi.

10. Kesilapan kesepuluh: Tidak menggantungkan rotan di tempat yang mudah dilihat oleh anak-anak
* Dalam Islam, merotan anak dengan tujuan mendidik adalah satu Sunnah.

11. Kesilapan kesebelas: Kurang mendedahkan anak-anak dengan model yang cemerlang
* Seperti para ulama’ dan orang-orang yang berhemah tinggi dan berakhlak mulia. Anak-anak juga patut didedahkan dengan sembahyang jemaah, kuliah agama dan aktiviti-aktivi yang bersesuaian dengan akhlak Islam.

12. Kesilapan keduabelas: Berrtengkar di depan anak-anak
* Ini akan menyebabkan anak-anak rasa tertekan dan membenci salah seorang dari ibu bapanya.

13. Kesilapan ketigabelas: Membenarkan orang yang tidak elok sahsiahnya masuk ke dalam rumah
* Samada dari kalangan sahabat sendiri ataupun sahabat anak-anak, kerana ini akan memberikan contoh yang tidak baik kepada anak-anak yang sedang membesar.

14. Kesilapan keempatbelas: Kurang mengawasi rancangan-rancangan yang ditonton
* Samada dari TV ataupun video. Pengawasan dalam hal ini adalah penting kerana kebanyakan rancangn dari media ini menonjolkan akhlak yang kurang baik seperti pergaulan bebas lelaki dan perempuan, pakaian yang tidak menepati syarak dan perbualan yang boleh merosakkan agama anak-anak.

15. Kesilapan kelimabelas: Terlalu bergantung kepada pembantu rumah untuk mendidik anak-anak
* Sebagai ibu bapa kitalah yang akan disoal di akhirat kelak akan anak-anak ini. Oleh itu adalah menjadi satu kepentingan kita untuk berusaha memastikan anak-anak terdidik dengan didikan Islam.
“Harta benda dan anak-anak kamu hanyalah menjadi ujian dan di sisi ALLAH ada pahala yang besar.”
(Al-Quran Surah At-Taghabun, 64:15)

Sunday, March 4, 2012

Year 2012 - Growing Up

It's already March 2012!! I've been so busy that I haven't the time to update your blog. Mama is so tired! hahahaha. So much has been going on! Going to Standard one! (that's a whole long story!) Graduating from Kindy, your kindy concert, activities during last school holidays, Abang Dan's wedding, Azra's birth. I will try to write as much as I can but I have so much to do even though I don't work in an office like other moms do.

I love you sweetie, with all of my heart. Its tough growing up, I know and I'm trying my best to help you ok.

Saturday, November 5, 2011

Mac & Cheese and Cooking Class

You just started eating macaroni & cheese (previously you eat macaroni and you eat cheese but not both together) - so at Chillis, KLCC, I asked you "Would you like mama to learn how to make macaroni & cheese?" You put down your food, (you ordered the usual pizza & for the 1st time ever - the mac & cheese!) turns to me and says "Yes Ma." Then you patted me on my back and with wide-eyed innocence & seriousness and a hint of compassion, you added "You should go to a cooking class, an old people cooking class" :) Then you continued to eat.

Sunday, October 23, 2011

You are Six!!

It is so wonderful having a birthday when you are a kid!


This year we were able to hold a party at our house yesterday 22 October 2011 and you were so happy and that made me and your Bak so very happy. You wore your beautiful Rapunzel costume and you got to play with your cousins and friends. Then you got lots of presents. You got your Toy Story cake. This year we only blew out the candles once. Malu dah agaknye Arwen in front of so many people, right?


The day before, Friday the 21st, Bak and I brought your much requested Boboi Boy cake to school along with party packs for your friends.





Later, after school we took you for lunch at Chilli's at One Utama. You were so happy because you told us "I love my birthday" and then added "Chilli's is my favourite restaurant!" mostly because you love, love the kids' cheese pizza. Yummy!


I hope you know how to appreciate and be grateful for the things you are getting because even though some other kids may be getting more exciting parties or more extravagant presents but there are even more kids who gets less than you. So we must always be grateful and thankful to Allah for whatever and all the rezeki we get ok. We don't want to spoil you with material things but I understand that as a kid you want toys. So there must be a balance ok. We cannot get every single thing that you want but what we can get we try all right.


Ok enough with the 'heavy'. We love you dearest Arwen. So so so much!! You will never know how much until you get your own child but in the mean time all you have to know and always remember that we love you, no matter what.

An exhausted but a happy girl :)

Monday, October 17, 2011

Baby sister?

Mama is going through something tough right now. Actually your Bak & I have been trying to conceive an adik for you. (you want a sister not a brother). Unfortunately even after 3 years ++ tiada rezeki lagi. We started trying after you turned 3 going on 4 really. Back then you didn't want a baby sister or brother. Now that you are older, you really want one. One adik. A sister, not a brother since of course you're a girl. However, a couple of months back I had to have a talk with you about the possibility of us not having another baby at all.

I told you that sometimes we cannot have what we want. Like this baby sister. It is up to Allah in the end not us. You said to me so innocently, "Maybe Allah ran out of babies....." No darling that is not the case. Allah doesn't run out of things especially not babies. Maybe I am destined to only have you as my child? I don't know. I hope not. I would really like you to have sibling(s).


You  even have a name for your baby sister. You want to name her Bella! So we try to doa everyday, "Oh Allah, please bless us with a happy, healthy, perfect baby sister for Arwen for us to take care and love. Amin."

The hardest part for me right now is seeing people around me even celebrities in Malaysia and overseas, families, cousins even fictional characters on the TV shoes that I watch are all popping out babies. Yang mama paling tak tahan dan sangat tercabar iman mama adalah bila mama tengok orang yang dah ada anak 2, 3 dan 5 orang, masih dapat rezeki tambah anak.


Mama berdoa every day dan juga berusaha tapi I feel like I have to start preparing myself or otherwise I will get hurt over and over again when my period comes every month.